Bolehkah Wanita Yang Sedang Hamil Minum Kopi?
Minum kopi saat hamil sebenarnya tidak dianjurkan karena ada beberapa risiko yang akan berpengaruh buruk bagi janin. Tapi larangan untuk mengonsumsi kopi selama hamil jelas akan sangat memberatkan bagi mereka yang telah terbiasa minum kopi setiap hari, apalagi jika ada ketergantungan yang sangat mengikat.
Misalnya adalah rasa pusing atau lemas akibat tidak minum kopi selama seharian. Sementara itu, sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang buruk dari para perempuan hamil yang tidak mampu mengendalikan kebiasaan minum kopinya.

Bahaya Kopi untuk Ibu Hamil

Ada beberapa bahaya kopi bagi ibu hamil yang mengonsumsinya terlalu banyak. Beberapa di antaranya adalah:

Susah Tidur (Insomnia)

Detak jantung akan semakin berlipat dan memacu energi tubuh yang kuat bergadang sampai larut malam. Kebiasaan terjaga sampai larut malam bagi ibu hamil jelas tidak baik. Pengaruhnya akan buruk bagi kesehatan kehamilan. Selain itu, tekanan darah juga bisa meningkat jika terlalu sering mengonsumsi kopi.

Maag

Risiko lainnya adalah sakit maag atau kambuhnya maag. Asam lambung akan meningkat dan bisa menghambat asupan nutrisi pada janin. Jika punya riwayat maag, hindarilah minum kopi selama hamil.

Risiko Leukimia dan Tumor

Risiko ini sudah pernah dipublikasikan dalam jurnal medis di Amerika Serikat dengan menunjukkan risiko leukimia sekitar 20 persen bagi janin. Persentase itu berlaku bagi perempuan hamil yang terbiasa minum segelas kopi setiap harinya. Sedangkan risikonya akan berlipat menjadi 60 persen jika terbiasa minum dua gelas setiap harinya. Risiko tumor juga bisa terjadi pada janin yang lemah sehingga mudah untuk terserang sejak dalam kandungan.

Risiko Keguguran

Akibat dari tekanan jantung yang meningkat drastis, kondisi janin bisa melemah dan bahkan berpotensi lahir secara prematur dengan bobot rendah. Risiko keguguran juga terjadi bila konsumsi kopi sangat berlebihan selama trimester awal.

Solusi Mengurangi/Menghindari Kopi

Mau tak mau, solusinya adalah mengurangi takaran kopi yang diminum. Sebenarnya yang paling tepat ialah dengan tidak mengonsumsinya sama sekali selama hamil. Kopi masih boleh dikonsumsi asalkan tidak melebihi takaran 200 mg.

Kebiasaan minum kopi memang sangat sulit dihilangkan baik bagi pria atau wanita yang tak pernah terlepas darinya setiap hari. Kopi memang teman terbaik untuk bekerja atau bersantai. Nah, demi kesehatan janin, sangat disarankan untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Toh, berhenti selama beberapa bulan jauh lebih baik daripada menghadapi risiko yang lebih buruk ketika bayi sudah lahir.

Ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengurangi atau menghindari kebiasaan minum kopi selama hamil. Misalnya dengan menggantinya dengan minuman lain yang lebih menyehatkan atau dengan cemilan-cemilan sehat. Jika sudah bisa membiasakan diri tidak akan ada masalah lagi karena sudah berhenti Minum kopi saat hamil.